<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>EmBoeN pAGiee..</title>
	<atom:link href="http://seivally.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://seivally.wordpress.com</link>
	<description>Catatan Langkah Kembara Hikmah ; Aku Ingin Hidup Sampai Kiamat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Dec 2009 05:08:47 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='seivally.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/dc3413393c21aebc6c495d6bcaaeb883?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>EmBoeN pAGiee..</title>
		<link>http://seivally.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://seivally.wordpress.com/osd.xml" title="EmBoeN pAGiee.." />
		<item>
		<title>JANGAN MENOLAK RIZKI KECIL</title>
		<link>http://seivally.wordpress.com/2009/12/02/jangan-menolak-rizki-kecil/</link>
		<comments>http://seivally.wordpress.com/2009/12/02/jangan-menolak-rizki-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 09:49:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seva</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Diary-ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seivally.wordpress.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[Rizki jangan ditolak, meski cuma sedikit. Pepatah itu telah menguak kesadaran saya yang sedang membangun sebuah usaha mandiri, di bidang Digital Sablon &#38; Merchandise.  Betapa tidak, saya sudah menolak sebuah orderan dua kali. Pembuatan pin dan gantungan kunci.
Orderan pertama datang dari kantor saya sendiri. Pembuatan Pin 72 mm sebanyak 30 buah. Saya menolak karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seivally.wordpress.com&blog=966552&post=186&subd=seivally&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Rizki jangan ditolak, meski cuma sedikit. Pepatah itu telah menguak kesadaran saya yang sedang membangun sebuah usaha mandiri, di bidang Digital Sablon &amp; Merchandise.  Betapa tidak, saya sudah menolak sebuah orderan dua kali. Pembuatan pin dan gantungan kunci.</p>
<p>Orderan pertama datang dari kantor saya sendiri. Pembuatan Pin 72 mm sebanyak 30 buah. Saya menolak karena harga yang diminta sangat murah jauh di bawah harga yang sudah menjadi price list saya. Perbandingan harga tersebut terlampau jauh, sehingga saya memutuskan untuk tidak mengambilnya. Padahal jika dikalkulasikan, saya masih untung meski hanya sedikit, sekitar Rp. 500,- / pcs. Jika dikalikan maka keuntungan saya hanya sebesar Rp. 15.000,-.</p>
<p>Ternyata penolakan atas rizki yang kecil berbuntut pada rizki berikutnya yang akan segera datang.</p>
<p>Suatu sore, teman saya menelpon. Karena saya sedang mengendarai motor ditambah jalanan macet, saya urung mengangkatnya. Setelah telepon ketiga kalinya, saya menepi untuk mengangkatnya –biasanya jika ada telepon sampai ketiga kali atau lebih , saya asumsikan ada sesuatu yang sangat penting–. Teman saya yang diseberang telepon, menanyakan harga gantungan kunci jika order sekitar 150 pcs. Saya jawab, nanti saja kalau sudah sampai rumah, saya kasih tahu harganya, karena saya belum hafal satu per satu.</p>
<p>Saya sms harganya sesaat setelah sampai di rumah. Di sms balasannya dia minta dikurangi Rp. 500,- / pcs. Saya akan jawab OK, tapi saya urung karena keburu mau antar Istri periksa kandungan yang sudah menginjak minggu ke-37, ke Bidan dekat rumah.</p>
<p>Baru setelah pulang, sekitar jam 9 malam, saya sms ‘itu sudah murah bos, saya jamin deh, hehehe,,,’. Sebenarnya dengan harga yang ditawar, saya sudah mendapatkan untuk lebih dari 100%. Sms tersebut hanya pancingan, supaya ada posisi tawar menawar yang seimbang, berharap kalau-kalau harga yang semula bisa masuk. Kan lumayan, untungnya tambah gede, pikirku.</p>
<p>Dia tidak membalas. Saya anggap biasa saja, mungkin dia sudah tidur. Pagi harinya dia telepon saya, tapi tidak saya angkat, karena saya sedang mencuci motor. Saya harap dia telepon ke saya lagi, tapi tidak dia lakukan.</p>
<p>Seperti biasa, pagi-pagi saya berangkat ke kantor. Setelah sampai di kantor, saya telepon dia, menanyakan deal harganya. Dia bilang tidak jadi order, sudah order ke yang lain yang bisa dengan harga segitu. Kemarin saya telepon kamu susah banget, katanya.</p>
<p>Membatin, belum menjadi rizki saya. Ya sudahlah,,, ini pelajaran yang sangat berharga buat saya yang sedang belajar meniti usaha.</p>
<p>Kini saya semakin meyakini kebenaran pepatah tersebut. Ya ya ya,, Jangan Menolak Rizki Kecil.</p>
<p>Jakarta, 2 Des 09</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/seivally.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/seivally.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/seivally.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/seivally.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/seivally.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/seivally.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/seivally.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/seivally.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/seivally.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/seivally.wordpress.com/186/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seivally.wordpress.com&blog=966552&post=186&subd=seivally&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seivally.wordpress.com/2009/12/02/jangan-menolak-rizki-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28dd081fc5c570a524fcc8302c1bbbff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Seva</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pulang</title>
		<link>http://seivally.wordpress.com/2009/03/12/pulang/</link>
		<comments>http://seivally.wordpress.com/2009/03/12/pulang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 01:45:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seva</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sajak-sajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seivally.wordpress.com/2009/03/12/pulang/</guid>
		<description><![CDATA[Dan aku pulang
Disuatu malam yang biasa
Ketika bulan sibakkan kelam
Hadirkan langit yang rupawan

Aku tertegun
Merindukanmu
Pada renyah senyummu

*untukmu dikerudung rindu yang menantiku
Ku kirim lewat sms, dia membalas,,
Menanti suami tercinta… muach

11 maret 2009
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seivally.wordpress.com&blog=966552&post=183&subd=seivally&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="line-height:normal;">Dan aku pulang</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;">Disuatu malam yang biasa</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;">Ketika bulan sibakkan kelam</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;">Hadirkan langit yang rupawan</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;">Aku tertegun</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;">Merindukanmu</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;">Pada renyah senyummu</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">*untukmu dikerudung rindu yang menantiku</p>
<p class="MsoNormal">Ku kirim lewat sms, dia membalas,,</p>
<p class="MsoNormal">Menanti suami tercinta… muach</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">11 maret 2009</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/seivally.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/seivally.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/seivally.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/seivally.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/seivally.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/seivally.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/seivally.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/seivally.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/seivally.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/seivally.wordpress.com/183/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seivally.wordpress.com&blog=966552&post=183&subd=seivally&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seivally.wordpress.com/2009/03/12/pulang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28dd081fc5c570a524fcc8302c1bbbff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Seva</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku hendak telanjang bersetubuh</title>
		<link>http://seivally.wordpress.com/2008/11/12/aku-hendak-telanjang-bersetubuh/</link>
		<comments>http://seivally.wordpress.com/2008/11/12/aku-hendak-telanjang-bersetubuh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 06:07:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seva</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sajak-sajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seivally.wordpress.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Aku hendak telanjang bersetubuh
Mengandung benihmu
Melahirkan teriakan malam tak bersuara
Melahirkan Jeritan jalan si anak sial
Melahirkan Nyanyian beku si pengamen miskin
Melahirkan rintihan pengemis tua dan kaisan pencari sampah


Aku tambah resah dikubang waktu menjarah
Rumah merah tertawakanku semakin gelisah
Malamku lemah pulang dan menyerah

Aku hendak meminang
Menimangmu, menjamumu, melayanimu
Dengan tanganku, mataku, pikiranku, keringatku, segenap jiwa ragaku

Tunjuk!, mana jalan kapan waktu
Aku hidup [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seivally.wordpress.com&blog=966552&post=181&subd=seivally&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal">Aku hendak telanjang bersetubuh</p>
<p class="MsoNormal">Mengandung benihmu</p>
<p class="MsoNormal">Melahirkan teriakan malam tak bersuara</p>
<p class="MsoNormal">Melahirkan Jeritan jalan si anak sial</p>
<p class="MsoNormal">Melahirkan Nyanyian beku si pengamen miskin</p>
<p class="MsoNormal">Melahirkan rintihan pengemis tua dan kaisan pencari sampah</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span id="more-181"></span></p>
<p class="MsoNormal">Aku tambah resah dikubang waktu menjarah</p>
<p class="MsoNormal">Rumah merah tertawakanku semakin gelisah</p>
<p class="MsoNormal">Malamku lemah pulang dan menyerah</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Aku hendak meminang</p>
<p class="MsoNormal">Menimangmu, menjamumu, melayanimu</p>
<p class="MsoNormal">Dengan tanganku, mataku, pikiranku, keringatku, segenap jiwa ragaku</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Tunjuk!, mana jalan kapan waktu</p>
<p class="MsoNormal">Aku hidup dalam nafasku</p>
<p class="MsoNormal">Melukisi takdirku</p>
<p class="MsoNormal">Menorehkan namaku dengan darah</p>
<p class="MsoNormal">Di langit itu sampai runtuh terbelah</p>
<p class="MsoNormal">Atau di bumi ini sampai pecah berbuncah-buncah</p>
<p class="MsoNormal">Mungkin juga  di laut sana sampai muntah menjamah bagai raksasa air bah</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Jalanan, 12 November 2008</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/seivally.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/seivally.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/seivally.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/seivally.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/seivally.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/seivally.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/seivally.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/seivally.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/seivally.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/seivally.wordpress.com/181/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seivally.wordpress.com&blog=966552&post=181&subd=seivally&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seivally.wordpress.com/2008/11/12/aku-hendak-telanjang-bersetubuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28dd081fc5c570a524fcc8302c1bbbff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Seva</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEORANG ”SYEKH” MENIKAHI ANAK INGUSAN</title>
		<link>http://seivally.wordpress.com/2008/10/28/seorang-%e2%80%9dsyekh%e2%80%9d-menikahi-anak-ingusan/</link>
		<comments>http://seivally.wordpress.com/2008/10/28/seorang-%e2%80%9dsyekh%e2%80%9d-menikahi-anak-ingusan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 09:31:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seva</dc:creator>
				<category><![CDATA[Saatnya Bebas Bicara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seivally.wordpress.com/?p=177</guid>
		<description><![CDATA[
Berita memalukan –bahkan menjijikan bagi sebagian orang- datang dari Semarang. Seorang laki-laki 43 tahun yang menobatkan dirinya seorang ”Syekh”, menikah dengan seorang anak ingusan. Tak ayal membuat geram berbagai pihak. Seperti Majelis Ulama, Pembela hak perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, dan komunitas masyarakat berakal waras.
Inilah DR HM Pujiono Cahyo Widianto, atau yang lebih dikenal Syekh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seivally.wordpress.com&blog=966552&post=177&subd=seivally&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://seivally.files.wordpress.com/2008/10/syehpuji.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-178" title="syehpuji" src="http://seivally.files.wordpress.com/2008/10/syehpuji.jpg?w=401&#038;h=326" alt="" width="401" height="326" /></a></p>
<p>Berita memalukan –bahkan menjijikan bagi sebagian orang- datang dari Semarang. Seorang laki-laki 43 tahun yang menobatkan dirinya seorang ”Syekh”, menikah dengan seorang anak ingusan. Tak ayal membuat geram berbagai pihak. Seperti Majelis Ulama, Pembela hak perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, dan komunitas masyarakat berakal waras.</p>
<p class="MsoNormal">Inilah DR HM Pujiono Cahyo Widianto, atau yang lebih dikenal Syekh Puji. Gembong kaligrafi kuningan ini memang bisa berbuat segalanya. Termasuk hasrat untuk -”kelainan seks” yang lebih menyukai anak-anak dibawah umur- menikahi perempuan dibawah umur alias masih bau kencur.</p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-177"></span></p>
<p class="MsoNormal">Korbannya adalah Lutfiana Ulfa. Gadis berumur 11 tahun ini –menurut pengakuan syekh- dinikahi pada bulan Agustus tahun ini. Menurut penuturan Ayahnya –Suroso- saat dikonfirmasi, kini anaknya sudah hidup bahagia, jadi tidak usah dipermasalahkan.</p>
<p class="MsoNormal">Pengusaha sukses yang mengawali usahanya dengan tirakat ini selalu melakukan hal yang sensasional. Kekayaannya yang melimpah ruah bisa diukur dari besarnya zakat yang baru saja dikeluarkan yaitu sebesar 1,3 Miliyar.</p>
<p class="MsoNormal">Kelakuan nyeleneh pengasuh pondok pesantren Miftahul Jannah tidak berhenti sampai disini, bahkan lebih gila lagi untuk menggenapkannya menjadi empat, tahun ini dia berniat untuk menikahi lagi dengan anak kecil berumur 9 tahun.</p>
<p class="MsoNormal">Syekh berwajah kusam dengan jenggot yang berantakan ini berasalan apa yang dilakukan sesuai dengan aturan Agama. Seperti Nabi Muhammad menikahi Aisyah yang kala itu masih berumur 7 tahun.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/seivally.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/seivally.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/seivally.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/seivally.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/seivally.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/seivally.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/seivally.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/seivally.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/seivally.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/seivally.wordpress.com/177/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seivally.wordpress.com&blog=966552&post=177&subd=seivally&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seivally.wordpress.com/2008/10/28/seorang-%e2%80%9dsyekh%e2%80%9d-menikahi-anak-ingusan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28dd081fc5c570a524fcc8302c1bbbff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Seva</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://seivally.files.wordpress.com/2008/10/syehpuji.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">syehpuji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KENCANGKAN IKAT PINGGANG</title>
		<link>http://seivally.wordpress.com/2008/09/21/kencangkan-ikat-pinggang/</link>
		<comments>http://seivally.wordpress.com/2008/09/21/kencangkan-ikat-pinggang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2008 04:03:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seva</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pencari Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seivally.wordpress.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[
Tidak terasa, dua puluh hari sudah, kita berpuasa. Menempa diri mengabdi pada Allah, menjalankan perintahnya, menahan nafsu manusiawi semata-mata karena Allah Ta’ala. Bekerja keras beribadah semaksimal mungkin untuk merengkuh Rahmat-Nya yang sangat dekat, yaitu pada 10 hari pertama. Memohon dengan sangat, segala ampunan-Nya yang Allah buka lebar-lebar, yaitu sepuluh hari kedua. Dan kini, fase ketiga, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seivally.wordpress.com&blog=966552&post=175&subd=seivally&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tidak terasa, dua puluh hari sudah, kita berpuasa. Menempa diri mengabdi pada Allah, menjalankan perintahnya, menahan nafsu manusiawi semata-mata karena Allah Ta’ala. Bekerja keras beribadah semaksimal mungkin untuk merengkuh Rahmat-Nya yang sangat dekat, yaitu pada 10 hari pertama. Memohon dengan sangat, segala ampunan-Nya yang Allah buka lebar-lebar, yaitu sepuluh hari kedua. Dan kini, fase ketiga, sepuluh hari terakhir, Allah tutup rapat-rapat, dan Allah jauhkan sejauh-jauhnya Api neraka terhadap kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Di sepuluh hari terakhir, Nabi kita, Muhammad Saw, sangat menganjurkan kita untuk beri’tikaf di Masjid. Mengencangkan ikat pinggang, total beribadah, seakan tidak rela bulan yang sangat mulia ini meninggalkan kita dengan sia-sia. Mengintensifkan ibadah-ibadah maghdoh seperti membaca Al-qur’an, sholat wajib berjamaah, shalat sunnat rawatib dan shalat sunnat lainnya, berzikir kepada Allah (bertashbih, tahmid, takbir, tahlil, bershalawat kepada Nabi, dan lain sebagainya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>I’tikaf </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Secara bahasa, I’tikaf berarti mendiami suatu tempat. Para ulama meng-istilahkan I’tikaf adalah mendiami Masjid dalam rangka bertaqarrub kepada Allah Swt.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Hukum I’tikaf akan menjadi sunnah Mu’aqadah pada sepuluh hari terakhir bulan puasa. Sunnat yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad Saw.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oleh karena I’tikaf termasuk ibadah, maka ada rukun-rukunnya, yaitu :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-175"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong>1.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></strong><!--[endif]--><strong>Niat</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;">Secara lafadz, niat I’tikaf, “<em>Nawaitu al-I’tikaf Fi Hadza al-Masjidi Sunnat al-Lillahi Ta’ala (Saya niat beri’tikaf di masjid ini sunnat karena Allah Ta’ala</em>)”</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;">Namun saudaraku, inti dari niat itu ada di hati. <em>Saya I’tikaf. </em>Cukup.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong>2.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></strong><!--[endif]--><strong>Mendiami Masjid</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;">Berada di dalam Masjid, berdiam diri di Masjid, dengan melakukan ibadah-ibadah kepada Allah Swt.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;">Bisa jadi ada orang yang berada di Masjid, tapi tidak di posisi biasa untuk ibadah/shalat, seperti di teras. Atau bisa jadi orang itu berada di dalam Masjid, dengan posisi berada pada tempat biasa untuk ibadah/shalat, tapi orang tersebut tidak melakukan ibadah, misalkan sebatas tidur saja. Hal ini bukanlah I’tikaf.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong>3.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></strong><!--[endif]--><strong>Tujuan berI’tikaf</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;">Ke Masjid memang tujuannya untuk berI’tikaf. Tidak untuk yang lain. Karena boleh jadi pergi ke Masjid tujuannya justru untuk berbuat jahat, seperti mencuri.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong>4.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></strong><!--[endif]--><strong>Berada di Masjid</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;">Berada di bangunan yang dimaksudkan menjadi sebuah Masjid. Jika orang berdiam diri melakukan ibadah kepada Allah Ta’ala tapi berada di sebuah aula, bukan termasuk I’tikaf.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">I’tikaf adalah upaya semaksimal mungkin seorang hamba beribadah kepada Allah Sang Kholiq-nya, bertaqarrub, bermuhasabah, dalam rangka mencari keridhaan Allah Ta’ala. Kesempatan yang sesungguhnya hanya datang sekali saja pada kita. Bulan yang sangat baik diantara bulan-bulan yang lainnya. Kesempatan terakhir, yang jika kita mengabaikannya, maka penyesalan seumur sisa hidup kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Juga di sepuluh hari terakhir, menurut riwayat yang kuat, ada satu malam yang sangat istimewa keutamaannya lebih baik dari seribu bulan. Adalah Lailatul Qadar, suatu malam yang Firman Allah Ta’ala, Al-Qur’an Karim, diturunkan. Maka, I’tikaf juga adalah upaya untuk merengkuh malam dimana para Mala’ikat Allah Ta’ala turun, dengan mengucapkan Salaaaam, sampai fajar menyingsing, <em>hiya hatta mathla ‘1l fajr.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal">Semoga rangkaian Ramadhan, akan menempa kita menjadi manusia yang bertaqwa. Sebagaimana tujuan Allah Ta’ala mewajibkan ibadah ini sebulan penuh. <em>La’allakum Tattakuun</em>.</p>
<p class="MsoNormal">Hingga pada akhirnya, kita membuktikan kemenangan melawan hawa nafsu, yaitu kembali ke fitrah. Menjadi manusia yang suci hingga cinta menjemput kita, atau sampai Ramadhan berikutnya.</p>
<p class="MsoNormal">Wallahu a’lam bishshowab.</p>
<p class="MsoNormal">Bekasi, 20 Sept 2008 M / 20 Ramadhan 1429 H</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/seivally.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/seivally.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/seivally.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/seivally.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/seivally.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/seivally.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/seivally.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/seivally.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/seivally.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/seivally.wordpress.com/175/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=seivally.wordpress.com&blog=966552&post=175&subd=seivally&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seivally.wordpress.com/2008/09/21/kencangkan-ikat-pinggang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/28dd081fc5c570a524fcc8302c1bbbff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Seva</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>