Posted on Desember 13, 2007 by seva
Seumur-umur baru kali ini aku donor darah. Terus terang selama ini, aku ngerasa kekurangan darah, makanya ga pernah donor. Lagi pula aku takut sama entu tu…
itu apa?
Itu lho…
ya itu apa???
JARUM SUNTIK!! Puas!!.
Kali ini, di kantor pusat Agung Podomoro, Danau Sunter, ada acara donor darah. Aku ikutan. Sweeer ga terpaksa. Aku hanya ingin menyumbangkan sesuatu yang [...]
DIarsipkan di bawah: Buku Diary-ku | Leave a Comment »
Posted on Desember 6, 2007 by seva
(Tulisan ini aku dedikasikan untuk Langit dan Kakak perempunku satu-satunya yang tercinta)
Saat-saat menegangkan tiba. Amal perbuatan manusia di dunia akan dihisab. Syurga telah disiapkan bagi orang-orang yang bertaqwa. Neraka dengan api yang menyala-nyala telah siap melahap orang-orang yang durhaka.
Begitu luar biasa mencekamnya hari itu, hingga lupa tentang saudaranya. Tentang Ibu Bapaknya. Tentang sahabatnya. Tentang Anaknya. [...]
DIarsipkan di bawah: Buku Diary-ku | Leave a Comment »
Posted on Desember 4, 2007 by seva
Kegemaran kami (saya dan kakak -Mas Jay-) sama yaitu naik gunung. Bulan Mei 2007, kami sudah naik Gunung Gede-Pangrango. Lewat jalur Cipanas.
Tahun baru nanti*), mau ke Gunung Selamet -Gunung tertinggi kedua di pulau Jawa-, masih wilayah kab. Tegal. Tingginya sekitar tiga ribu lebih dpl (dari permukaan laut).
Untuk mendapatkan ijin naik gunung minimal harus tiga orang. [...]
DIarsipkan di bawah: Buku Diary-ku | 3 Komentar »
Posted on November 27, 2007 by seva
Sebelumnya kami mohon maaf atas tersendatnya postingan Zafda Roadshow bagian 3. Kami kesulitan mencari data materi yang telah disampaikan Ust. Reza di PT. Enesis. Kami coba melacak di internet, (berdasarkan informasi salah satu personil Zafda), tapi versi LOVE yang ada di sebuah blog yang beralamat di http://dien24.blogspot.com/2005_12_01_archive.html), berbeda dengan LOVE versi yang disampaikan di sini. [...]
DIarsipkan di bawah: Buku Diary-ku | Leave a Comment »
Posted on November 27, 2007 by seva
Hari senin, temen-temen kantor pada ngetawain kepalaku yang botak. Memang hari minggu kemarin, mahkota kepala yang kumiliki dipangkas habis sama tukang cukur sialan itu. Rambut yang tersisa hanya 0.25 cm, syukur deh masih disisa-in.
Aku mempunyai jenis rambut yang tebal, lebat dan besar-besar. Kalo panjang sedikit, maka kepalaku seperti bola yang ditancepin jarum-jarum hitam. Ya, rambutku [...]
DIarsipkan di bawah: Buku Diary-ku | 1 Komentar »
Posted on November 12, 2007 by seva
SN : Di, disana hujan ga?
SS : nggak, kalo disana?
SN : di sini cuaca aneh
(beberapa saat kemudian…)
SN : ko ga nanya sih aneh gimana gitu?
(pertanyaan yang norak dan tengil, aku tahu. Pantas dia ga balas. Aku nggak sabar)
SN : yaudah aku jawab sendiri
SN : di sini langit ga terlalu mendung
SN : hanya sedikit awan yang memoles [...]
DIarsipkan di bawah: Buku Diary-ku | Leave a Comment »
Posted on November 10, 2007 by seva
Jadi Santri di Pesantren
Tidak lama, setelah lulus SD, aku ke Pesantren Babakan Lebaksiu Tegal. Perasaan sedih dan bahagia mengaduk-aduk kalbu. Sedih meninggalkan Mbok yang sendiri, dan senang bisa menimba ilmu di pesantren. Wajah yang terlihat terakhir saat aku berangkat meninggalkan beliau pertama kali adalah kerutan ketabahan, kesabaran, kebijaksanaan, dan dukungan yang dalam meski tanpa sepatah [...]
DIarsipkan di bawah: Buku Diary-ku | Leave a Comment »
Posted on November 10, 2007 by seva
(Tulisan ini aku persembahkan untuk temanku Ami. Thank’s Inspirasinya)
Kota Jakarta dimata Kampungku
Temanku -Ami- telah membangunkan aku tentang romatisme masa lalu. Secarik kenangan itu seperti bunga layu yang segar kembali dan mekar setelah disirami air dan diberi pupuk ketulusan. Keinginan untuk membangun kembali bayangan yang semakin samar tergilas roda-roda waktu begitu kuat. Kenangan saat-saat bersama Nenek ku [...]
DIarsipkan di bawah: Buku Diary-ku | Leave a Comment »