SEORANG ”SYEKH” MENIKAHI ANAK INGUSAN

2008 Oktober 28
by seva

Berita memalukan –bahkan menjijikan bagi sebagian orang- datang dari Semarang. Seorang laki-laki 43 tahun yang menobatkan dirinya seorang ”Syekh”, menikah dengan seorang anak ingusan. Tak ayal membuat geram berbagai pihak. Seperti Majelis Ulama, Pembela hak perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, dan komunitas masyarakat berakal waras.

Inilah DR HM Pujiono Cahyo Widianto, atau yang lebih dikenal Syekh Puji. Gembong kaligrafi kuningan ini memang bisa berbuat segalanya. Termasuk hasrat untuk -”kelainan seks” yang lebih menyukai anak-anak dibawah umur- menikahi perempuan dibawah umur alias masih bau kencur.

Korbannya adalah Lutfiana Ulfa. Gadis berumur 11 tahun ini –menurut pengakuan syekh- dinikahi pada bulan Agustus tahun ini. Menurut penuturan Ayahnya –Suroso- saat dikonfirmasi, kini anaknya sudah hidup bahagia, jadi tidak usah dipermasalahkan.

Pengusaha sukses yang mengawali usahanya dengan tirakat ini selalu melakukan hal yang sensasional. Kekayaannya yang melimpah ruah bisa diukur dari besarnya zakat yang baru saja dikeluarkan yaitu sebesar 1,3 Miliyar.

Kelakuan nyeleneh pengasuh pondok pesantren Miftahul Jannah tidak berhenti sampai disini, bahkan lebih gila lagi untuk menggenapkannya menjadi empat, tahun ini dia berniat untuk menikahi lagi dengan anak kecil berumur 9 tahun.

Syekh berwajah kusam dengan jenggot yang berantakan ini berasalan apa yang dilakukan sesuai dengan aturan Agama. Seperti Nabi Muhammad menikahi Aisyah yang kala itu masih berumur 7 tahun.

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.