Ayat-ayat Cinta (Film Vs Novel)
trailer Film Ayat-ayat CINTA
Setelah melihat trailer Film Ayat-ayat Cinta, saya sedikit kecewa. Meski durasi hanya 1 menit 4 detik, saya bisa menebak -semoga tebakan saya salah-, Film yang diproduksi MD Pictures ini akan menaruh benih kekecewaan pada diri saya, dan mungkin para pecinta Novel AAC yang lain.
Kekecawaan yang menghantui saya, terutama pada pemeran tokoh sentral Fahri, Fedi Nuril. Gambaran saya, Fahri mempunyai postur sedang, cerdas (mungkin pake kacamata), berpenampilan menawan (jenggot tipis, senyum tulus, sorot mata sejuk dan tajam, serta rambut pendek rapih), dan punya aura optimisme. Mungkin sepertiii…….. saya. DUBRAAAAAK!!!!!. Fedi Nuril tidak mempunyai karakter kuat itu (lagi-lagi menurut saya)-. Tapi bisa saja, tergantung kepiwaian pemain film Mengejar Matahari ini dalam melakoni Tokoh Fahri.
Riyanti R Cartwright dengan kecedasan, postur tubuh sedang, dan bermuka kearab-araban, cocoknya memerankan Maria, bukan Aisha. Sedangkan Aisha lebih cocok diperankan oleh Carissa Putri yang di Film ini memerankan Maria. (bertukar peran saja sama Riyanti).
Nurul yang diperankan oleh Melanie Putria sepertinya bisa saya terima. Tapi tidak dengan Zaskia Adya Mecca. Pemain sinetron kiamat sudah dekat ini tidak cocok dengan karakter Noura yang orang Mesir.
Terlepas dari itu semua, dengan penjiwaan yang baik, saya yakin mereka bisa memuaskan para Pecinta Novel AAC. Keberhasilan AAC, kesuksesan Hanung beserta kawan-kawan terletak pada para pemain dalam mendalami karakter tokoh-tokoh yang mereka perankan. Setting lokasi dan sinematografi pun tidak kalah penting.
Saya bisa memaklumi segala kekurangan dan kelebihannya. Karena tentu ada sisi komersil dan pendanan yang paling mendominasi dalam pembuatan Film ini. Kalaupun berbeda dengan Novel itu wajar, karena memang Novel dan Film itu berbeda. Novel AAC merupakan karya Kang Abik, sedangkan Film AAC itu subjektifitas Hanung beserta kru dan para pemodal (Produser).
Selamet deh, moga sukses. Moga Film ini menjadi pelopor Film Islam yang bisa dikonsumsi semua kalangan. Dan juga bisa memacu kreativitas orang-orang yang peduli dakwah Islam, dalam memanfaatkan Media Film bermutu tinggi.
Yaudah, saya mau siap-siap nonton.
Adi……., Azza………m, Lukma……..n, Nonton Yuuuuuks!!
Seva, Jak_181207






betulkah tu kabar?
aku baca di blognya mas hanung, kok katanya diundur sekitar bulan januari ya….
#Seva
Thanks koreksinya
Setelah sy kroscek, yap! Film-nya diundur sekitar Januari 2008. Ya…h sedih deh. Sy saranin bagi para Pecinta Novel AAC, sebelum nonton filmnya, baca artikel perjalanan pembuatan Film AAC di sini Seruu… banget!
Kalo diputarnya bulan Januari berarti kita punya persiapan dong buat janjian nonton. Bawa istri bawa anak gimana? seru kali ya… Tapi kalo Alya nangis gimana? Tambah seru kali ya…. he.. he.. he… Beli DVD-nya aja deh biar bisa nontong bareng keluarga, nunggu lagi doooong…. Nti deh kalo ketemu kita rencanain nontong bareng di 21. Sekali2 boleh juga, jangan cuma numpang sholat doang di musholla 21….
#Seva
waduh.. nyerah deh kalo harus bawa Istri, apalagi anak.
iyatuh.. kan malu sama tukang karcisnya he.. he..
riyanti cocok jadi aisah jelas 2 aisah itu berdarah jerman trz 200 % riyanti cocok jadi aisah acting nya bagus banget cantik tapi lebih vcantik pake kerudung